Rabu, 21 September 2011

BAD RELIGION SUGUHKAN KLIMAKS DI BIG WAVES FESTIVAL


Band punk rock legendaris Bad Religion sukses menjadi klimaks dalam gelaran Big Waves Festival. Tepat hari Selasa (20/9) malam tadi Bad Religion akhirnya bermain untuk pertama kalinya di Indonesia setelah 31 tahun berdiri. 
"Akhirnya kami menjumpai kalian Indonesia. Setelah sekian lama, Bad Religion hadir di hadapan kalian. Padahal sudah lama sekali, 30 tahun lebih," ujar sang vokalis Greg Graffin dari atas panggung. 
Deretan lagu yang mereka bawakan juga sukses membuat ribuan penggemarnya berpesta dengan lagu-lagu seperti Punk Rock Song, Atomic Garden, Do What You Want, Come Join Us, New Dark Ages, American Jesus dan beberapa lagu lainnya. Biar mereka nggak muda lagi, semuanya tersaji penuh energi yang juga membuat klimaks tersendiri dari Big Wave Festival ini. Salut,
Band punk rock legendaris Bad Religion sukses menjadi klimaks dalam gelaran Big Waves Festival. Tepat hari Selasa (20/9) malam tadi Bad Religion akhirnya bermain untuk pertama kalinya di Indonesia setelah 31 tahun berdiri. 
"Akhirnya kami menjumpai kalian Indonesia. Setelah sekian lama, Bad Religion hadir di hadapan kalian. Padahal sudah lama sekali, 30 tahun lebih," ujar sang vokalis Greg Graffin dari atas panggung. 
Deretan lagu yang mereka bawakan juga sukses membuat ribuan penggemarnya berpesta dengan lagu-lagu seperti Punk Rock Song, Atomic Garden, Do What You Want, Come Join Us, New Dark Ages, American Jesus dan beberapa lagu lainnya. Biar mereka nggak muda lagi, semuanya tersaji penuh energi yang juga membuat klimaks tersendiri dari Big Wave Festival ini. Salut,


sumber : http://www.hai-online.com
READ MORE - BAD RELIGION SUGUHKAN KLIMAKS DI BIG WAVES FESTIVAL

Selasa, 20 September 2011

Setelah The Beatles, Queen Isyaratkan Rencana Tampil di Olimpiade 2012


Pemain drum Roger Taylor tidak mencegah Queen untuk bekerjasama lagi dengan Paul Rodgers.



Band rock legendaris Queen ditinggal selama-lamanya oleh vokalis Freddy Mercury pada tahun 1991 dan ditinggal pensiun oleh pemain bass mereka, John Deacon, enam tahun sesudahnya. Sejak saat itu gitaris Brian May dan pemain drum Roger Taylor tetap melakukan penampilan bersama termasuk kolaborasi mereka dengan Paul Rodgers pada tahun 2004 di bawah nama Queen + Paul Rodgers, yang kemudian berakhir tanpa prahara di tahun 2009.

Setelah Rodgers sempat menyatakan bahwa tidak tertutup kemungkinan ia akan bekerja bersama Queen lagi, Roger Taylor yang diwawancara olehRolling Stone baru-baru ini memperkuat kemungkinan reuni tersebut.

“Saya tidak akan mencegah itu terjadi,” cetus Taylor sebelum melanjutkan, “Kenyataannya saya membaca pada suatu hari Paul mengatakan ia tidak keberatan untuk melakukan sesuatu (bersama kami).”

Taylor memperkirakan, jika Queen + Paul Rodgers memang akan kembali melakukan reuni, maka itu akan terjadi pada Olimpiade 2012 yang akan berlangsung di London, Inggris. “Jika itu merupakan sesuatu yang istimewa, kami mungkin bisa melakukannya, mungkin pada Olimpiade atau yang lain. Tapi saya jelas tidak akan mencegah hal itu, dia penyanyi yang luar biasa, tidak ada keraguan tentang itu,” kata pemain drum berusia 62 tahun itu.

Sebelumnya sempat diberitakan Paul McCartney mengisyaratkan akan tampil bersama Beatle lain yang tersisa, Ringo Starr, dalam membawakan versi baru lagu The Beatles untuk upacara pembukaan Olimpiade 2012. Isyarat itu diperkuat oleh pernyataan dari orang dalam yang dilansir The Sun.

“Dia telah berbicara kepada penyelenggara dan mengatakan ia akan senang untuk terlibat. Penyelenggara menginginkan The Beatles muncul bersama penampil-penampil besar Inggris lainnya. Dan mereka ingin Ringo ada di panggung juga untuk membuatnya lebih istimewa,” kata sang narasumber tersebut.

READ MORE - Setelah The Beatles, Queen Isyaratkan Rencana Tampil di Olimpiade 2012

Blink 182 Sadar Album Baru Mereka Tak Bisa Puaskan Semua Orang


Mereka sadar banyak penggemar yang ingin mereka tetap gila-gilaan seperti dulu.


Album studio keenam band pop punk Blink-182 bertajuk Neighborhoods akan dirilis akhir September 2011 ini. Single pertama dari album itu, “Up All Night,” telah dirilis pertengahan Juli lalu dan kemudian disusul dengan perilisan single kedua “After Midnight” pada awal September lalu.

Baru-baru ini pemain bass Mark Hoppus mengatakan kepada Alternative Press, mereka sadar album pertama mereka dalam delapan tahun terakhir tersebut tidak akan bisa memuaskan semua orang. “Saya bangga dengan album ini secara keseluruhan. Pengharapan terhadap album ini sangat besar dan itu adalah suatu kehormatan besar (bagi kami),” kata Hoppus.

Kemudian pemain bass yang juga sempat membentuk band +44 bersama pemain drum Blink-182, Travis Barker, itu melanjutkan, “Orang-orang tetap tertarik dengan band kami meskipun tidak punya album baru selama delapan tahun. Makanya, akan ada orang-orang yang menganggap ‘album ini jelek.’”

Hoppus juga sadar bahwa banyak penggemar mengharapkan mereka untuk kembali ke langgam pop punk yang tanpa ramai pernak-pernik, seperti di album-album awal. Namun, ia yakin Blink-182 telah berada di jalur yang benar.

“Ada beberapa orang di luar sana yang menginginkan ‘What’s My Age Again?’, Blink-182 dengan celana Dickies atau kaos Hurley, lari-larian, gila-gilaan dan teriak-teriakan atau semacamnya. Kami tetap berusaha berbicara seperlunya dan melakukan apa yang kami yakini,” katanya lagi.

Hoppus santai dalam menyikapi fakta bahwa Blink-182 akan mengecewakan sebagian orang. “Kamu tahu? Kita tidak bisa menyenangkan semua orang. Dan sebagai seniman satu-satunya orang yang bisa Anda buat senang adalah diri Anda sendiri. Karena Anda tidak bisa menebak apa yang orang lain akan sukai,” tandasnya.
READ MORE - Blink 182 Sadar Album Baru Mereka Tak Bisa Puaskan Semua Orang

Yellowcard, Bad Religion & Panic At The Disco Siap Gempur GBK

Jakarta - Big Wave Festival akan digelar di Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, malam ini. Tiga band besar antara lain, Bad Religion, Yellow Card, dan Panic At The Disco siap menyajikan penampilan spesialnya.

Bagi band Panic At The Disco, ini adalah penampilan kedua mereka di Jakarta. Brendon Urie sang vokalis mengaku sudah tak sabar untuk bernyanyi dengan para penggemarnya.

"Fans di sini sangat berdedikasi pada kami. Kami sangat cinta dengan mereka. Kami tentu saja akan memberikan penampilan spesial, tapi itu surprise," ujar Brendon saat jumpa pers di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (20/9/2011).

Sementara Bad Religion juga tak mau kalah. Band punk rock yang dibentuk di Los Angeles pada 1979 itu akan membawakan sekitar 25 lagu dari album-albumnya.

Promotor Big Daddy menjelaskan, pihaknya ingin menjadikan BiG Wave sebagai festival musik reguler di Indonesia. Mereka ingin menyajikan pertunjukan musik yang tak terbatas hanya dengan satu genre. Saat ini, mereka juga sedang menyiapkan konser musisi dunia lainnya.

"Yang akan hadir dalam bulan berikutnya ada Elton John. Richard Rarx kemungkinan akan ada kolaborasi dengan musisi Indonesia," ujar promotor Big Daddy Indonesia, Jacqueline Losung.
READ MORE - Yellowcard, Bad Religion & Panic At The Disco Siap Gempur GBK

PANIC! AT THE DISCO PUAS BERNOSTALGIA DI GBK

Benar-benar aksi yang mumpuni
Duo maut Panic! At The Disco sukses bernostalgia di depan penggemarnya di Jakarta. Menjadi penampil kedua setelah Yellowcard dalam gelaran Big Waves Festival, Brendon Urie dan Spencer Smith yang membawa dua personil tambahan di panggung berpesta merayakan kedatangannya kembali di Jakarta setelah Agustus 2008 lalu. 
Lebih dari 10 lagu rangkuman dari 3 album yang mereka rilis sukses dimainkan dan membuat penonton bernyanyi dengan aba2 idolanya dari atas panggung. 
"Senang sekali rasanya bisa kembali di Jakarta. Empat tahun yang lalu kami datang dan bersenang-senang. Menyenangkan di sini!" ujar Brendon Urie dari atas panggung. 
Nggak hanya itu saja, Brendon Urie juga memberikan aksi berbeda dengan menunjukan kemampuan screamnya yang mumpuni. Keren!



http://www.hai-online.com
READ MORE - PANIC! AT THE DISCO PUAS BERNOSTALGIA DI GBK

Sabtu, 06 Agustus 2011

Bruce Dickinson: Iron Maiden Akan Merilis Satu Album Lagi

Memberi gambaran seperti apa musik Iron Maiden di album mendatang.

 Band heavy metal asal Inggris legendaris Iron Maiden pernah diprediksi akan bubar setelah album The Final Frontier (2010) dirilis. Pasalnya, pada tahun 2008 gitaris Adrian Smith pernah menyatakan bahwa mereka hanya pernah mengharapkan bisa merilis sampai album kelimabelas.

Vokalis Bruce Dickinson, 52 tahun, berkali-kali membantah hal tersebut saat dimintai konfirmasi oleh wartawan. Salah satunya ketika Rolling Stone mewawancarainya di Singapura Indoor Stadium dua jam sebelum Iron Maiden tampil di sana. “Tidak, (rumor bahwa The Final Frontier akan menjadi album terakhir Iron Maiden) itu tidak benar,” jawab Dickinson.

Dan berbicara kepada Daily Star baru-baru ini, Dickinson memastikan bahwa Iron Maiden telah berencana untuk menindak-lanjuti album The Final Frontier. “Setidaknya satu album lagi,” cetus Dickinson.


Namun, ia mengakui proses penulisan materinya yang melibatkan semua personel—gitaris Adrian Smith, Janick Gers dan Dave Murray yang ketiganya berusia 54, pemain bass Steve Harris yang berusia 55, dan pemain drum Nicko McBrain yang berusia 57 tahun—itu tidak akan mudah. “Kami pergi sendiri-sendiri, mencoret-coret ide ke buku catatan dan kembali lagi untuk melempar semuanya ke dalam panci peleburan,” jelasnya.

Dickinson kemudian mengatakan, masing-masing personel tahu batasan-batasan mereka dalam menciptakan musik. Dan ia memberikan sedikit gambaran mengenai akan seperti apa musik Iron Maiden di album masa depan mereka.

“Kami bukan band yang akan mengatakan: ‘Hei, ayo kita membuat album bersama Kanye West’ karena itu tidak akan menarik sama sekali bagi penggemar Maiden. Di album-album terakhir kita sudah lebih prog-rock dan tampaknya para penggemar mencintai itu,” imbuhnya lagi.

READ MORE - Bruce Dickinson: Iron Maiden Akan Merilis Satu Album Lagi

Blink 182 Sebar Cover Album Neighborhoods

Band punk kenamaan, Blink 182 kembali memberikan suguhan untuk penggemar mereka. Setelah lagu baru Up All Night dan video kompilasi dari fans, kali ini Tom DeLonge, Travis Barker dan Mark Hoppus menyebarkan artwork dari cover album terbaru mereka yang kalian lihat pada gambar di atas. Sejauh ini, album baru yang bertajuk Neighborhoods  ini akan rilis pada 27 September 2011 mendatang.
READ MORE - Blink 182 Sebar Cover Album Neighborhoods

Kenang Amy Winehouse, Coldplay Bawakan 'Rehab'

Band asal Inggris Coldplay menggelar konser di Queensland, Australia belum lama ini. Di konsernya itu, Chris Martin cs mengenang Amy Winehouse dengan membawakan lagu 'Rehab'.

Seperti dilansir The Sun, Jumat (5/8/2011), saat berada di atas panggung, Chris mengubah lirik lagu 'Fix You' dengan lirik lagu 'Rehab'. Sekitar 10 ribu penonton pun ikut menyanyikan lagu tersebut.

"Kami sampingkan ironi yang sangat mengerikan itu dan membiarkan paduan suara masyarakat Australia bernyanyi," demikian pernyataan band peraih Grammy itu usai konser.

'Rehab' merupakan salah single terlaris milik Amy. Lagu tersebut dirilis pada 2006 lalu dan berhasil mengantarkan Amy meraih penghargaan Best Female Pop Vocal Performance di Grammy Award tahun 2008.

Amy Jade Winehouse ditemukan tewas di apartemennya di Camden, London, Inggris pada 23 July lalu. Sampai saat ini masih belum diketahui penyebab meninggalnya. Namun, ia diduga mengalami overdosis.
READ MORE - Kenang Amy Winehouse, Coldplay Bawakan 'Rehab'

Popular Posts

facebook

TV online

4000 TV channels
Download TV Software. It's safe to install.
Safe to install software
Download TV Software. It's safe to install.
Number one rated software
Work at home

Job at home

Whether you are looking for a profitable work at home or if you dream about getting cash live; yes, finally, you located it!

Obtain financial freedom

No pc knowledges needed. You may be completely new to handle our system - you don't need ANY knowledge. This is actually easy.

You can stay at house and work at your free time. Even whether you don't have computer you can do this task in Online cafe or on Internet mobile phone.

How it works?

We design a internet-shop for you with ready to operate e-commerce solution. Your work is pretty simple; you have to post material regarding your web-store to the Online sites. We will provide you with pretty simple step-by-step instruction how to do this. The typical instruction asks you to open a online website and fill in a form with information regarding your web-shop and software.

You will be paid from US $20.00 to US 180.00 for each sale which is comes via your internet-shop.

There is no limitation for your income. No matter where you live your pay outs are 100% guaranteed.

Sign up Now...

Sign up now to have financial independence. All you need is the simple: register now and havepersonal online company!